Hal-Hal yang Harus Diketahui Tentang Alergi

Alergi bukan merupakan suatu penyakit melainkan adalah reaksi alamiah sistem kekebalan tubuh ketika ada sesuatu asing dari luar yang dianggap berbahaya meskipun sesuatu tersebut sebenarnya tidak berbahaya. Sesuatu asing bisa berupa apa saja termasuk udara dingin dan sinar matahari yang mengenai kulit. Tidak semua orang memiliki alergi hanya sebagian saja. Sehingga, pada orang lain alergen atau faktor pemicu tidak menyebabkan reaksi apapun berbeda halnya jika alergen tersebut mengenai orang yang memiliki alergi. Faktanya, terdapat beberapa substansi yang paling sering memicu alergi diantaranya gigitan serangga, udara dingin, bulu hewan, tungau debu, makanan tertentu, obat-obatan, serbuk sari dari masih banyak lagi.

Yang Terjadi ketika Reaksi Alergi Muncul

Penting untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi ketika tubuh melakukan kontak dengan alergen. Ketika hal ini terjadi, tubuh langsung memproduksi antibody khusus untuk melawan alergen tersebut. Hal ini yang kemudian menjadi pemicu terlepasnya senyawa kimia dalam tubuh yang dikenal dengan histamin yang tidak lain menjadi penyebab munculnya gejala-gejala alergi.

Beberapa gejala alergi yang sering muncul ketika alergi diantaranya adalah:

  • Ruam pada kulit
  • Sesak nafas
  • Batuk-batuk
  • Bersin
  • Sakit perut
  • Diare dan muntah
  • Mata merah dan berair
  • Pembengkakan pada bagian tubuh tertentu yang berkontak dengan alergen

Ketika terjadi alergi, tingkat keparahan pun berbeda-beda pada tiap orang. Sebagian reaksi bersifat ringan sedangkan yang lain dapat jauh lebih parah bahkan mengancam kematian. Reaksi fatal akibat alergi sering disebut dengan anafilaksis dan reaksi ini membutuhkan penanganan medis darurat sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.

Bagaimana Menghindari Alergi

Pada orang yang mempunyai alergi, upaya untuk mencegah alergi terjadi tidak bisa dibilang mudah. Namun, hal yang paling umum dilakukan adalah dengan menghindari kontak dengan alergen atau pemicu alergi. Misalnya, orang yang memiliki alergi terhadap bulu hewan akan berusaha sebisa mungkin untuk menghindari kontak dengan hewan berbulu misalnya kucing. Sedangkan orang yang memiliki alergi terhadap udara dingin akan memakai baju yang lebih tebal ketika udara menjadi dingin. Atau, beberapa orang juga memilih mengkonsumsi obat anti alergi. Hanya saja, obat anti alergi seperti ini memang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi secara terus-menerus.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *