Tips Membuat Puding Roti Agar Tidak Gagal

puding-roti

Siapa yang tidak tahu puding? Makanan yang disajikan sebagai makanan penutup ini banyak disukai oleh orang-orang di seluruh dunia tak terkecuali orang Indonesia. Puding miliki kekhasan yaitu tekstur nya yang sangat lembut, rasanya manis dan dapat pula di sajikan ataupun di kreasikan dengan bahan lain dalam proses pembuatannya. Makanan yang konon katanya berasal dari Amerika ini, kini sudah tersebar di berbagai belahan dunia, salah satunya Indonesia. Seiring berjalannya waktu, puding hadir dengan berbagai aneka resep dan kreasi yang unik serta enak. Lain tempat, maka lain pula olahannya. Seperti di Indonesia, puding kini hadir dengan dipadukan menggunakan roti tawar dan juga santan, terbilang tradisional akan tetapi hasilnya tidak kalah enak dengan puding-puding yang lainnya. Puding roti tawar ini memiliki tekstur yang lembut juga, karena dalam proses pembuatannya dengan cara direbus juga. Bagi anda yang tidak suka atau tidak boleh dengan santan maka sebagai gantinya yaitu susu, untuk membuat cita rasa yang gurih pada puding tersebut.

Meskipun puding roti terbilang mudah dalam proses pembuatannya, namun bagi sebagian orang tetap saja masih ada yang merasa kesusahan membuatnya. Banyak kendala yang dihadapi, seperti adonan nya yang terlalu encer dan berbau amis. Biasanya hal ini terjadi karena pada saat membuat adonan, anda terlalu banyak menuangkan airnya atau bahkan roti tawarnya kurang, sehingga adonan menjadi encer dan tidak dapat tersusun secara rapih. Untuk bau amis ditimbulkan karena memang pada pembuatan puding roti ini bahan yang digunakan salah satunya memang telur, yang mempunyai fungsi untuk mengentalkan serta merekatkan adonan.

Agar dalam membuat resep puding roti tawar tidak gagal, maka anda harus benar-benar teliti dan sesuai dengan takaran resep yang telah tersedia. Bahan yang digunakan yaitu agar-agar bubuk dan jangan menggunakan nutrijel, cetakan yang hendak dipakai terlebih dahulu dibasahi. Bila adonan sudah agak mengeras, sebainya dipanaskan lagi diatas api kecil dengan memberi sedikit air lagi. Ketika menuangkan adonan sebaiknya dilakukan secara pelan-pelan, dan ingat juga dalam penyajian sebaiknya puding ditaruh dalam lemari es dulu agar puding mengeras, baru setelah itu dipotong-potong lalu disajikan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *